Struktur dramatik fim Toba dreams

 1. Exposition

Pada tahap ini menggambarkan bagian awal cerita film Toba Dreams yang telah 

memberikan penggambaran, uraian dan keterangan tentang tokoh-tokoh cerita, masalah-

masalah yang sedang dihadapi serta tempat dan waktu ketika cerita berlangasung. 

Penggambaran tersebut membentuk pola alur cerita pada film Toba dreams dan 

memberikan informasi kepada penonton mengenai cerita yang akan disampaikan. 

Sutradara memberikan gambaran permasalahan-permasalahan atau konflik yang sedang

terjadi pada tokoh dalam tahap Exposition sehingga penonton dapat memahami jalan cerita 

yang disampaikan pada film Toba Dreams.

Tahap Exposition pada film Toba Dreams dimulai dengan pengenalan karakter Sersan 

Mayor Tebe sebagai pasukan Tentara Angkatan Darat (TNI - AD) yang baru pensiun dari 

tugasnya dan berniat ingin membawa keluarganya pindah ke Desa yaitu di Toba.

2. Inciting-Action

Tahap Inciting-Action mulai menjelaskan sebuah peristiwa dimana seorang tokoh 

mulai memberikan adegan-adegan yang dapat membangun kenaikan aksi menuju sebuah 

konflik. Pada tahapan ini sudah mulai dijelaskan laku karakter yang menyebabkan mulai 

terjadi perumitan sebuah cerita. Penanjakan aksi terlihat Sersan Mayor Tebe yang telah 

pensiun dari pekerjaannya memilih ingin pulang ke kampungnya membawa serta 

keluarganya. Ronggur sebagai putra sulung Sersan Mayor Tebe menentang keinginan

ayahnya untuk pindah kekampung halaman ayahnya di Toba. Pada scene 7 terlihat 

penanjakan aksi yang dilakukan Ronggur yang menajadikan sebuah konflik dalam cerita.

3. Conflication

Pada tahapan ini merupakan upaya salah seorang tokoh dalam mencapai tujuan 

tertentu, meskipun aksi tersebut masih dibayang-bayangi oleh ketidakpastian. Disini sudah 

mulai dijelaskan peristiwa yang dialami karakter –karakter tertentu dalam mengatasi 

konflik namun tidak mudah untuk mengatasinya sehingga menimbulkan rasa frustasi, 

amukan, kekecewaan, ketakutan, kemarahan. Konflik ini terus mengalami penanjakan 

danb semakin rumit sehingga membuat karakter-karakter tersebut merasa semakin tertekan 

serta terus berusaha untuk mencari solusi dari konflik tersebut.

Tahap Conflication ini terjadi kerumitan antara hubungan Sersan Mayor Tebe dan 

Ronggur yang sama-sama memiliki sifat yang keras. Ronggur yang ikut ayahnya pindah ke 

kampung merasa tidak senang dan melarikan diri ke kota Jakarta untuk bertemu dengan 

kekasihnya Andini sekaligus mencari pekerjaan. Namun, kekecewaan dirasakan Ronggur 

karena melihat Andini telah dijodohkan dengan pria lain oleh keluarganya. Hubungan 

Andini dan Ronggur tidak disetujui dikarenakan perbedaan Agama diantara keduanya dan 

perbedaan status sosial. 

4. Crisis

Tahapan Crisis dilakukan karena adanya perkembangan dalam suatu peristiwa atau 

suatu tindakan dalam alur cerita menuju klimaks. Dalam tahapan ini, Ronggur merasa 

prustasi dengan masalah yang dihadapinya. Permasalahan tidak hanya terhadap 

Keluarganya melainnya juga dengan kekasihnya Andini. Disisi lain, Ronggur Yang 

berprofesi sebagai supir taksi terjebak dengan sekumpulan mafia Narkoba.

5. Climax

Tahapan Climax yang menjadi bagian dari plot/alur cerita dalam menjelaskan

peristiwa dramatik yang mempertemukan semua masalah-masalah yang terjadi pada para 

tokoh dengan maksud untuk mendapatkan solusi atau pemecahan dari permasalahantersebut. Pada tahapan ini semua permasalahan akan terungkap dan mendapatkan 

penggambaran baik melalui laku karakter maupun lewat dialog yang disampaikan oleh 

peran. Sehingga penonton dapat mengerti dengan permasalahan yang dihadapi tokoh 

melalui laku karakter ataupun dialog yang disampaikan.

Film Toba Dreams menguraikan permasalahan melalui tokoh Ronggur yang telah 

terjebak dengan perumitan masalah yang besar. Mulai dari permasalahannya dengan 

Sersan Mayor Tebe yaitu ayahnya, permasalahannya dengan keluarga Andini yang 

melarangnya untuk tidak berhubungan dengan Andini hingga terjebaknya Ronggur dengan 

mafia-mafia narkoba. Ronggur yang tidak memiliki pilihan bergabung dengan mafia-mafia 

narkoba tersebut. Keputusan tersebut dipilih karena perkataan orang tua Andini yang 

menyudutkan Ronggur sebagai kekasih Andini. 

6. Resolution

Pada tahapan ini para tokoh di pertemukan dengan semua masalah-masalah yang

terjadi pada para tokoh dengan tujuan untuk mendapatkan solusi atau pemecahan masalah 

tersebut. Pada tahap ini biasanya para tokoh mulai menemukan titik temu permasalahan 

yang dihadapi. Tokoh-tokoh juga mulai mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi, 

dalam hal ini adalah Ronggur yang telah menyadari kesalahannya dan berusaha untuk 

keluar dari mafia narkoba tersebut dengan cara membunuh para mafia narkoba yang telahmenjebaknya dengan harapan permasalahan akan selesai

7. Conclusion

Tahap conclusion merupakan tahap akhir (penyelesaian) dari jalinan struktur dramatik, 

para tokoh akan mendapat kepastian apakah sad ending atau happy ending atau dapat juga 

berupa pesan-pesan moral dari peristiwa-peristiwa yang terjadi. Tahap penyelesaian ini 

bermula pada saat ayah Ronggur yaitu Sersan Mayor Tebe menemui Ronggur di tempat 

persembunyiannya. Sersan Mayor Tebe memberikan pengertian-pengertian terhadap 

Ronggur bahwa jalan yang dipilih adalah jalan yang salah. Terjadi perdebatan pada saat 

Sersan Mayor Tebe memberikan nasehat dan solusi terhadap Ronggur, namun akhirnya 

Ronggur menyadari kesalahannya dan meminta bantuan terhadap ayahnya. Ronggur pun 

menyerahkan diri ke Polisi sesuai dengan nasehat ayahnya. Namun, takdir berkata lain, 

Ronggur meninggal di tembak teman-teman mafianya ketika hendak menyerahkan diri ke 

polisi. 











Komentar

Postingan populer dari blog ini